Perundingan Trilateralisme: Akhir Perang Rusia-Ukraina di Abu Dhabi
ORBITINDONESIA.COM – Upaya diplomasi intensif terjadi saat perwakilan Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat bertemu di Abu Dhabi untuk mengakhiri konflik berkepanjangan.
Konflik Rusia-Ukraina telah berlangsung sejak 2014, menyebabkan ketegangan geopolitik yang signifikan di Eropa. Pertemuan trilateral ini merupakan indikasi langkah serius menuju perdamaian, sebuah inisiatif yang melibatkan tokoh-tokoh penting dari negara-negara besar.
Presiden Zelensky dan Presiden AS Donald Trump menunjukkan upaya keras untuk mencapai kesepakatan yang adil. Pembicaraan ini mencakup jaminan keamanan dan rencana pemulihan ekonomi pasca-perang, yang penting untuk stabilitas regional. Data menunjukkan bahwa konflik ini telah merugikan ekonomi Ukraina secara masif, sementara Rusia menghadapi sanksi internasional yang berat.
Inisiatif trilateral ini dianggap sebagai langkah strategis yang mencerminkan perubahan sikap politik global. Namun, ada kekhawatiran tentang apakah kesepakatan yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan semua pihak, terutama Ukraina yang terdampak langsung. Beberapa pengamat skeptis, menyoroti sejarah panjang ketidakpercayaan antara negara-negara ini.
Perundingan di Abu Dhabi bisa menjadi tonggak sejarah baru dalam penyelesaian konflik Rusia-Ukraina. Masyarakat internasional menantikan hasil yang konkret, berharap perdamaian dapat terwujud. Pertanyaannya, apakah langkah ini cukup untuk mengatasi akar permasalahan dan menciptakan dunia yang lebih aman?
(Orbit dari berbagai sumber, 25 Januari 2026)