Inovasi Listrik Malam Hari: Teknologi Diode Termoradiatif

ORBITINDONESIA.COM – Di malam hari, Gedung Opera Sydney dan Jembatan Pelabuhan Sydney memancarkan panas, mengungkap potensi energi tersembunyi dari radiasi inframerah.

Cahaya matahari adalah bagian dari identitas Australia, tetapi para ilmuwan di Sydney kini mengeksplorasi cara baru memanfaatkannya untuk energi. Teknologi diode termoradiatif dapat mengubah radiasi inframerah menjadi listrik, bahkan setelah matahari terbenam.

Penelitian di Universitas New South Wales menunjukkan bahwa energi dari matahari yang diserap Bumi di siang hari dipancarkan kembali pada malam hari sebagai radiasi inframerah. Diode termoradiatif, yang dibuat dari semikonduktor, dapat mengubah radiasi ini menjadi listrik, meski saat ini hanya menghasilkan daya yang sangat kecil dibandingkan panel surya konvensional.

Teknologi ini menunjukkan potensi besar dalam aplikasi luar angkasa, di mana ketiadaan atmosfer memungkinkan perbedaan suhu yang lebih besar. Ini bisa memberikan daya tambahan pada satelit saat tidak terkena sinar matahari langsung, meskipun pengembangan lebih lanjut masih diperlukan untuk menurunkan biaya produksi.

Diode termoradiatif menawarkan visi masa depan di luar batas teknologi surya saat ini. Pertanyaan yang tersisa adalah bagaimana kita dapat mempercepat pengembangan dan adopsi teknologi ini untuk menjawab tantangan energi global.

(Orbit dari berbagai sumber, 22 Januari 2026)