Kehebohan Foto Duta Besar AS: Isu Protokol dan Diplomasi di Turki

ORBITINDONESIA.COM – Foto Duta Besar AS Tom Barrack yang mendominasi ruang pertemuan dengan Menhan Turki Yasar Guler memicu kontroversi diplomatik di Ankara.

Foto yang menunjukkan posisi dominan Duta Besar AS Tom Barrack dalam pertemuan di Kementerian Pertahanan Turki memicu kritik tajam. Publik dan politisi Turki menilai susunan itu mencerminkan sikap kolonial, menempatkan pejabat Turki seolah bawahan.

Protokol penempatan tamu dalam pertemuan resmi sering kali menggambarkan hubungan kekuasaan. Dalam konteks Turki-AS, ini menimbulkan pertanyaan tentang kesetaraan diplomatik. Protokol biasanya mengikuti konvensi yang ketat, namun kali ini dianggap menyimpang dan menimbulkan kesan dominasi.

Beberapa pengamat menilai, insiden ini mencerminkan ketegangan tersembunyi dalam hubungan Turki-AS. Kritikus dari berbagai partai Turki menyerukan peninjauan ulang protokol. Meskipun ada pembelaan dari pihak kementerian, kritik tetap berfokus pada pentingnya menjaga martabat nasional dalam diplomasi.

Insiden tempat duduk ini menjadi pengingat pentingnya simbolisme dalam diplomasi. Apakah ini sekadar kesalahan protokol atau cermin dari dinamika kekuasaan yang lebih dalam? Pertanyaan ini mengundang diskusi lebih lanjut tentang bagaimana negara-negara memandang dan memproyeksikan diri di panggung internasional.

(Orbit dari berbagai sumber, 22 Januari 2026)