Investasi 2026: Peluang di Tengah Geopolitik dan Volatilitas

ORBITINDONESIA.COM – Pada tahun 2026, para investor dihadapkan pada tantangan besar di mana risiko geopolitik dan volatilitas pasar menjadi keniscayaan yang harus dihadapi.

Seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global, pasar investasi terus bergejolak. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian bagi para investor yang harus menavigasi lanskap ekonomi yang tidak menentu.

Menurut Shane Oliver, chief economist dari AMP, pertumbuhan ekonomi Australia diprediksi akan meningkat, sementara inflasi berangsur turun. Hal ini didukung oleh kebijakan moneter yang cenderung mendukung ekuitas, dengan RBA kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Namun, risiko geopolitik tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi volatilitas pasar.

Oliver menekankan pentingnya diversifikasi dan fokus pada keuntungan jangka panjang dalam menghadapi kondisi pasar yang penuh tantangan. Dengan mempertimbangkan risiko yang ada, investor disarankan untuk mengelola risiko penurunan secara bijaksana.

Di tengah ketidakpastian yang melanda, para investor harus belajar beradaptasi dengan dinamika baru pasar global. Masa depan investasi mungkin tidak pasti, namun dengan strategi yang tepat, peluang tetap terbuka lebar. Bagaimana kita akan menghadapi tantangan ini dan memanfaatkannya sebagai peluang?

(Orbit dari berbagai sumber, 21 Januari 2026)