Parasocial Relationship: Kenapa Publik Figur Terasa Dekat?

ORBITINDONESIA.COM – Di era digital, kita sering merasa akrab dengan selebritas tanpa pernah bertemu. Fenomena ini disebut parasocial relationship.

Parasocial relationship menggambarkan ikatan emosional satu arah dengan figur publik. Ini semakin umum di kalangan Gen Z dan milenial. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh psikolog pada 1956, dan kini relevan dengan perkembangan media sosial.

Media sosial menciptakan ilusi kedekatan dengan publik figur. Dengan berbagi kehidupan pribadi, influencer menghadirkan illusion of intimacy. Otak kita mempersepsikan ini seperti hubungan sosial nyata, memicu empati meski sepihak.

Manusia membutuhkan keterikatan emosional, dan parasocial relationship menawarkan koneksi aman. Ini bebas dari risiko penolakan dan bisa dikendalikan sesuka hati. Influencer yang relatable memperkuat rasa afiliasi dengan audiensnya.

Parasocial relationship mencerminkan cara baru kita berinteraksi di dunia digital. Apakah ini menggantikan hubungan nyata atau melengkapi kebutuhan sosial kita? Pertanyaan ini tetap terbuka untuk dipikirkan lebih lanjut.

(Orbit dari berbagai sumber, 9 Januari 2026)