Trump Serang Venezuela: Dunia Bereaksi dengan Kecaman dan Dukungan

ORBITINDONESIA.COM – Serangan AS terhadap Venezuela di bawah arahan Presiden Donald Trump memicu gelombang reaksi global. Presiden Brasil, Lula Da Silva, mengutuk langkah ini sebagai penghinaan terhadap kedaulatan Venezuela.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela meningkat setelah Presiden Trump memerintahkan serangan militer dan penculikan Presiden Nicolás Maduro. Tindakan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang intervensi asing dan dampaknya terhadap stabilitas regional.

Dalam konteks hukum internasional, intervensi militer tanpa mandat PBB sering kali dianggap ilegal. Pandangan ini ditegaskan oleh Kanselir Jerman Friedrich Merz yang menekankan pentingnya peninjauan hukum internasional. Sementara itu, dukungan dari Ukraina dan Israel menunjukkan adanya perpecahan dalam komunitas global mengenai isu ini.

Presiden Brasil dan Perdana Menteri Spanyol menyoroti risiko ketidakstabilan yang ditimbulkan oleh intervensi ini. Mereka mengingatkan bahwa meski Maduro dianggap tidak sah, pendekatan militer dapat memperburuk situasi. Sebaliknya, dukungan dari Ukraina dan Israel menunjukkan bahwa sebagian negara melihat tindakan Trump sebagai langkah menuju kebebasan dan demokrasi.

Serangan terhadap Venezuela oleh AS membuka babak baru dalam hubungan internasional. Pertanyaannya kini, apakah tindakan ini akan menjadi preseden bagi intervensi serupa di masa depan? Komunitas global menghadapi dilema antara mendukung hak asasi dan menghormati kedaulatan negara.

(Orbit dari berbagai sumber, 5 Januari 2026)