AS Klaim Tangkap Maduro: Intervensi Militer di Venezuela

ORBITINDONESIA.COM – Ketegangan politik Venezuela memuncak setelah Presiden Trump mengumumkan operasi militer AS yang berhasil menangkap Presiden Nicolás Maduro.

Pernyataan mengejutkan ini muncul di tengah hubungan yang memburuk antara Washington dan Caracas. Trump menuduh Maduro menjalankan 'negara narkoba' dan memanipulasi pemilu, sementara Maduro menuduh AS ingin menguasai cadangan minyak Venezuela.

Jika benar, ini adalah intervensi terbesar AS di Amerika Latin sejak Panama 1989. Operasi militer AS di Karibia beralasan perang melawan narkoba, meski Venezuela lebih sebagai negara transit narkoba, menurut pakar. Kebijakan agresif AS termasuk penyitaan kapal tanker minyak Venezuela.

Banyak yang melihat langkah AS sebagai upaya menggulingkan Maduro dengan alasan narkoba. Sementara, Maduro terbuka dialog dengan AS sebelum kejadian ini. Apakah ini langkah strategis AS atau upaya dominasi politik di Amerika Latin?

Klaim ini menambah kompleksitas geopolitik di kawasan. Apakah ini awal baru bagi Venezuela atau sekadar babak baru dalam ketegangan AS-Venezuela? Waktu akan menjawab, sementara dunia menyaksikan dengan penuh perhatian.

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Januari 2026)