Michael Burry Menantang Raksasa Teknologi: Taruhan Berani di Tengah Gelembung Pasar
ORBITINDONESIA.COM – Michael Burry, investor legendaris yang dikenal karena prediksi jitu krisis 2008, kini menantang raksasa teknologi Nvidia dan Palantir dengan posisi put yang mengejutkan pasar.
Michael Burry telah mengungkapkan posisi taruhannya melawan Nvidia dan Palantir, dua perusahaan teknologi besar yang menjadi sorotan. Langkah ini dilakukan di tengah kekhawatiran bahwa pasar mungkin berada dalam gelembung, terutama di sektor teknologi yang mengalami kenaikan valuasi signifikan akibat lonjakan minat pada teknologi AI.
Burry, yang dikenal sebagai investor kontrarian, sering kali bertaruh melawan arus utama. Dengan Scion Asset Management mengelola sekitar $155 juta, Burry berani mengambil posisi put pada Nvidia dan Palantir, menandakan ekspektasinya bahwa harga saham kedua perusahaan ini akan turun. Ini bukan pertama kalinya Burry menantang status quo; pada kuartal kedua 2021, ia juga mengambil posisi serupa terhadap Tesla.
Langkah Burry dapat dilihat sebagai cerminan dari keyakinannya bahwa pasar teknologi sedang mengalami overvaluasi. Meskipun Nasdaq Composite mencatat kenaikan lebih dari 20% tahun ini, pertanyaan tentang keberlanjutan nilai saham terus bergema. Burry seolah mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan terhadap euforia pasar yang tidak realistis.
Keberanian Burry untuk bertaruh melawan raksasa teknologi mengundang refleksi: Apakah kita sedang menuju krisis baru atau hanya sekedar koreksi pasar? Dengan sejarah sebagai saksi, keputusan Burry memaksa kita untuk mempertimbangkan ulang dinamika pasar saat ini. Apakah kita siap untuk menghadapi kenyataan baru yang mungkin datang?
(Orbit dari berbagai sumber, 15 Desember 2025)