Perampokan Louvre: Aksi Maling Kelas Teri yang Mengejutkan Dunia
ORBITINDONESIA.COM – Perampokan siang bolong di Museum Louvre Paris mengungkapkan betapa mengejutkannya aksi kriminal yang dilakukan oleh pelaku kecil, bukan geng profesional.
Perhiasan senilai 88 juta euro hilang dari Museum Louvre, Paris, dalam sebuah perampokan yang tidak dikaitkan dengan dunia kejahatan terorganisir. Aksi ini dilakukan oleh individu-individu dari kawasan berpenghasilan rendah di utara Paris.
Meskipun perampokan ini tampak rumit, para pelaku dianggap amatir. Mereka meninggalkan jejak dan barang bukti, serta gagal menutupi jejak mereka dengan membakar truk pemindahan. Profil mereka tidak mencerminkan profesional, melainkan kriminal lokal dengan catatan kejahatan sebelumnya.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa kadang-kadang, kejahatan besar tidak selalu dilakukan oleh para profesional. Ini menjadi gambaran tentang bagaimana tekanan ekonomi dapat mendorong individu ke arah tindakan nekat, meskipun tidak memiliki keterampilan atau pengalaman yang memadai.
Perampokan di Louvre ini mengingatkan kita untuk tidak meremehkan ancaman dari pelaku kriminal kecil. Pertanyaan yang tersisa adalah, sejauh mana masyarakat dan pihak berwenang mampu mengatasi tantangan sosial yang mendorong tindakan kejahatan seperti ini?
(Orbit dari berbagai sumber, 12 Desember 2025)