Menggali Kesesuaian Budaya Kerja dalam Pencarian Kerja

ORBITINDONESIA.COM – Budaya kerja sering menjadi penentu utama dalam keberhasilan karir seseorang, namun jarang sekali disoroti saat proses pencarian kerja.

Banyak pelamar kerja fokus pada posisi dan gaji tanpa mempertimbangkan apakah mereka cocok dengan budaya perusahaan. Ketidaksesuaian ini dapat mengarah pada ketidakpuasan kerja yang berkepanjangan. Menurut survey Glassdoor 2025, 56% karyawan mempertimbangkan untuk hengkang karena ketidakcocokan budaya.

Untuk menemukan kecocokan budaya, pelamar dapat mengajukan pertanyaan kritis saat wawancara. Pertanyaan seperti 'Bagaimana perusahaan ini merayakan keberhasilan?' atau 'Apa nilai utama yang dipegang oleh perusahaan ini?' dapat mengungkap banyak hal. Data dari LinkedIn menunjukkan 70% perekrut menghargai kandidat yang menanyakan pertanyaan terkait budaya.

Memahami budaya kerja tidak hanya membantu individu tetapi juga meningkatkan produktivitas dan retensi karyawan. Budaya yang selaras dengan nilai pribadi karyawan dapat meningkatkan rasa memiliki dan kepuasan kerja. Namun, banyak perusahaan masih gagal menyoroti budaya mereka secara transparan selama proses perekrutan.

Memilih perusahaan dengan budaya yang sesuai adalah investasi jangka panjang untuk kesuksesan karir. Oleh karena itu, penting bagi pelamar untuk aktif menggali informasi dan tidak hanya terpaku pada deskripsi pekerjaan. Apakah Anda siap untuk mengevaluasi lebih dalam budaya kerja calon perusahaan Anda?

(Orbit dari berbagai sumber, 4 November 2025)