Transformasi Budaya Kerja Mahasiswa Nigeria: Tantangan dan Peluang

ORBITINDONESIA.COM – Ketimpangan antara mahasiswa Nigeria dan luar negeri dalam hal kerja sambil kuliah semakin nyata, mendorong seruan untuk perubahan budaya yang signifikan.

Mahasiswa Nigeria jarang mengambil pekerjaan paruh waktu, berbeda dengan rekan-rekan mereka di luar negeri yang aktif bekerja sambil kuliah. Survei mengungkapkan bahwa hambatan sistemik dan persepsi masyarakat menjadi penghalang utama.

Kebanyakan mahasiswa Nigeria mengandalkan dukungan finansial dari keluarga, menciptakan ketergantungan yang membuat mereka kurang siap menghadapi pasar kerja. Sementara itu, mahasiswa di negara maju mendapatkan pengalaman kerja yang memperkuat CV mereka.

Perubahan budaya diperlukan untuk melihat pekerjaan mahasiswa sebagai bentuk pemberdayaan, bukan sebagai tanda kemiskinan. Pemerintah dan institusi pendidikan harus menyediakan lingkungan yang mendukung pekerjaan mahasiswa.

Dengan mengubah pola pikir dan dukungan sistemik, kesenjangan antara mahasiswa Nigeria dan asing dapat dipersempit, memperkuat daya saing tenaga kerja Nigeria di masa depan.