Hansal Mehta dan Deepika: Suara untuk Jam Kerja Manusiawi di Industri Film

ORBITINDONESIA.COM – Hansal Mehta dan Deepika Padukone menyerukan perubahan besar dalam budaya kerja industri film yang melelahkan.

Hansal Mehta dan Deepika Padukone telah berbicara tentang jam kerja berlebihan di industri film. Mehta menggambarkan kondisi kerja yang mendorong batas fisik dan mental pekerja, sementara Padukone menyoroti standar ganda dalam perlakuan jam kerja. Kedua tokoh ini menekankan pentingnya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Industri film dikenal dengan jam kerja panjang yang telah dinormalisasi. Studi menunjukkan bahwa pekerjaan berlebih dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik. Kondisi ini terutama memberatkan pekerja harian dengan keamanan kerja minimal. Kehadiran perusahaan global belum membawa perubahan signifikan dalam sistem ini, seringkali memilih untuk menyesuaikan dengan praktik yang ada demi keuntungan.

Pernyataan Mehta dan Padukone bukan hanya kritik, tetapi panggilan untuk reformasi. Industri ini harus mendefinisikan ulang standar kerja yang manusiawi. Keberlanjutan dan efisiensi dapat dicapai dengan memperhatikan kesejahteraan pekerja. Ini bukan hanya tentang bintang atau sutradara, tetapi tentang semua orang yang berkontribusi pada produksi film.

Industri film dihadapkan pada pilihan: mempertahankan status quo atau mengadopsi perubahan yang lebih manusiawi. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah industri ini bisa bertahan tanpa mengorbankan kesejahteraan pekerjanya? Imbauan Mehta dan Padukone menjadi refleksi penting bagi semua pihak yang terlibat.

(Orbit dari berbagai sumber, 14 Oktober 2025)