Menggali Kekayaan Budaya: Membangun Kerajaan di Era Imaginasi
ORBITINDONESIA.COM – Di era di mana kebutuhan dasar terpenuhi, pertanyaan besar muncul: Apa yang membuat hidup layak dijalani?
Selama berabad-abad, manusia berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar. Kini, dengan terpenuhinya kebutuhan tersebut, masyarakat mulai mencari makna dan tujuan lebih tinggi. Winston Churchill memprediksi bahwa 'kerajaan masa depan' akan dibangun dari kekuatan imajinasi dan intelektual, bukan militer.
Robert Nisbet menekankan perbedaan antara kebutuhan material dan spiritual. Ketika kebutuhan dasar terpenuhi, manusia mulai merindukan pengembangan moral dan intelektual. Era baru ini menuntut kita untuk menggali kembali kekayaan budaya masa lalu, mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar.
Peran esais dalam kebangkitan budaya sangat krusial. Dengan mengeksplorasi dan menyajikan karya-karya budaya masa lalu, kita dapat menghindari dekadensi dan membangun jembatan menuju masa depan yang lebih berbudaya dan beradab. Kebangkitan budaya ini tidak hanya memperkaya pikiran, tetapi juga memperkuat identitas kolektif kita.
Masa depan adalah milik mereka yang menguasai imajinasi dan budaya. Dengan memanfaatkan kekayaan budaya masa lalu, kita dapat membangun masyarakat yang lebih beradab dan harmonis. Apakah kita siap memimpin jalan menuju masa depan ini?
(Orbit dari berbagai sumber, 10 Oktober 2025)