Trump, Ukraina, dan Pergeseran Tanggung Jawab Eropa

ORBITINDONESIA.COM – Pernyataan terbaru Donald Trump terkait Ukraina mengejutkan Eropa dan menimbulkan kekhawatiran mengenai pergeseran tanggung jawab dalam konflik ini.

Setelah berbulan-bulan menekan Ukraina untuk berdamai dengan Moskow, Trump tiba-tiba menyatakan bahwa Kyiv dapat "bertarung dan menang" dengan bantuan Uni Eropa. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa AS berusaha mengalihkan tanggung jawab kepada Eropa jika Ukraina gagal dalam perang atau kehabisan dana.

Trump menyarankan agar UE menghentikan pembelian minyak Rusia dan mengenakan tarif pada China dan India. Namun, langkah ini dipandang mustahil oleh banyak pihak di Eropa, mengingat penolakan dari sekutu Trump, Viktor Orbán, dan keraguan apakah Trump akan konsisten dengan kebijakannya sendiri.

Banyak pejabat Eropa melihat ini sebagai langkah disengagement dari Trump, mengingatkan bahwa ini bukan hanya "perang Biden" tetapi bisa menjadi "perang Trump". Pandangan ini diperkuat oleh pernyataan Trump yang tampaknya menyerahkan tanggung jawab kepada Eropa dengan ucapan "Good luck to all!"

Konflik Ukraina bukan hanya ujian bagi negara tersebut, tetapi juga bagi hubungan transatlantik dan tanggung jawab kolektif dalam menghadapi agresi. Apakah Eropa siap memenuhi ekspektasi baru ini, atau akankah ini menjadi batu ujian bagi kepemimpinan global AS?

(Orbit dari berbagai sumber, 26 September 2025)