Hustle Culture: Antara Kesuksesan dan Kesehatan Mental Gen Z
ORBITINDONESIA.COM – Di balik gemerlap kesuksesan, Gen Z menghadapi ancaman burnout yang mengintai.
Fenomena Hustle Culture kian mengakar di kalangan muda, terutama Gen Z, yang melihat kesibukan sebagai lambang kesuksesan. Media sosial memperkuat tren ini, di mana pencapaian dipamerkan sebagai standar keberhasilan. Namun, di balik ambisi ini, banyak yang mengorbankan kesehatan dan kehidupan pribadi.
Dampak negatif dari budaya kerja berlebihan ini semakin nyata. Penelitian menunjukkan bahwa Gen Z, yang seharusnya menikmati masa eksplorasi, malah terjebak dalam lingkaran tekanan yang menimbulkan burnout. Kelelahan fisik dan emosional ini berpotensi mengganggu kesehatan mental, memicu depresi, kecemasan, dan insomnia.
Meski menjanjikan pengalaman dan penghasilan, Hustle Culture memaksa banyak anak muda merasa tidak pernah cukup. Ekspektasi sosial semakin menambah beban, membuat mereka kehilangan arah. Ini adalah ironi yang menggugah: di tengah pencarian sukses, banyak yang lupa menikmati hidup.
Mempertanyakan kembali definisi sukses dan pentingnya work-life balance menjadi krusial. Akankah kita terus mengejar kesuksesan semu atau mulai merangkul keseimbangan hidup yang lebih manusiawi? Pertanyaan ini layak direnungkan oleh semua, terutama generasi muda yang sedang membentuk masa depan mereka.
(Orbit dari berbagai sumber, 17 September 2025)