Viral: Generasi Z dan Budaya Kerja Modern
ORBITINDONESIA.COM – Diskusi hangat mencuat ketika postingan seorang pengacara Mumbai tentang etos kerja Generasi Z memicu perdebatan luas di media sosial.
Sebuah postingan viral dari pengacara Ayushi Doshi menyoroti kesenjangan antara etos kerja Generasi Z dan generasi sebelumnya. Dia bercerita tentang seorang profesional muda yang menuntut bayaran tambahan untuk jam kerja ekstra di perusahaan ternama, namun berakhir dengan keputusan untuk mundur ketika permintaannya ditolak.
Fenomena ini menunjukkan perubahan besar dalam harapan kerja. Generasi Z dianggap lebih mementingkan keseimbangan kerja-kehidupan dan menolak kerja lembur tanpa kompensasi. Data dari berbagai survei mendukung pandangan ini, menunjukkan bahwa kaum muda lebih menghargai fleksibilitas dan waktu pribadi dibandingkan generasi sebelumnya.
Pendapat Doshi memicu reaksi beragam. Beberapa memandangnya sebagai sikap berani Gen Z yang menolak eksploitasi, sementara yang lain melihatnya sebagai bentuk ketidakdewasaan. Namun, hal ini menggarisbawahi kebutuhan untuk menyesuaikan kebijakan perusahaan agar lebih selaras dengan nilai-nilai generasi baru.
Diskusi ini membuka mata terhadap tantangan bagi pemberi kerja dalam menarik dan mempertahankan talenta muda. Perubahan paradigma ini mengajak kita merenung: Apakah kita siap untuk beradaptasi dengan standar kerja baru yang lebih manusiawi?
(Orbit dari berbagai sumber, 14 September 2025)