Tantangan Budaya Kerja di Balik Skandal Hogsett

ORBITINDONESIA.COM – Skandal seksual di pemerintahan Walikota Joe Hogsett memicu kritik tajam dari mantan pegawai, mengungkap budaya kerja yang kontroversial.

Selama bertahun-tahun, pegawai kota dan relawan politik jarang mengkritik Walikota Joe Hogsett. Namun, laporan pelecehan seksual oleh Thomas Cook, mantan kepala stafnya, mengubah situasi ini. Kini, mantan pegawai menyuarakan kekecewaan terhadap budaya kerja di bawah kepemimpinan Hogsett.

Analisis mendalam menunjukkan bahwa kritik awal terhadap Hogsett berpusat pada isu pelecehan seksual, namun telah meluas menjadi kekhawatiran tentang lingkungan kerja yang dianggap beracun. Dari 12 pegawai yang diwawancarai, banyak yang menggambarkan suasana kerja yang penuh ketakutan dan intimidasi. Data menunjukkan setidaknya 70 keluhan diterima melalui sistem pelaporan anonim pada paruh pertama 2025.

Beberapa mantan pegawai, seperti Morgan Mickelson, mengungkapkan bahwa budaya intimidasi dan pelecehan menjadi bagian dari pengalaman mereka. Sementara itu, Aliya Wishner, direktur komunikasi kota, menyangkal tudingan bahwa kota kesulitan menarik talenta baru, mengutip peningkatan 42% dalam jumlah pelamar kerja.

Meski kontroversi terus berlanjut, pertanyaan tetap ada: apakah reformasi yang dijanjikan Hogsett akan cukup untuk memperbaiki citra dan lingkungan kerja di pemerintahannya? Hanya waktu yang akan menjawab apakah perubahan signifikan akan terjadi.

(Orbit dari berbagai sumber, 11 September 2025)