Budaya Kerja: Kunci Stabilitas di Era Ketidakpastian

ORBITINDONESIA.COM – Budaya kerja yang kuat dapat menjadi jangkar di tengah ketidakpastian pasar dan disrupsi teknologi.

Di tengah volatilitas pasar dan disrupsi AI, karyawan mencari stabilitas di lingkungan kerja. Di Amerika Serikat, keterlibatan karyawan turun ke level terendah dalam satu dekade pada 2024, dengan hanya 31% yang merasa terlibat.

Budaya kerja yang baik adalah sistem kinerja, bukan sekadar keuntungan tambahan. Penelitian menunjukkan bahwa rasa memiliki yang tinggi meningkatkan kinerja kerja sebesar 56% dan mengurangi risiko turnover sebesar 50%.

Pemimpin harus mencontohkan perilaku positif, mendengarkan dan menindaklanjuti umpan balik karyawan. Kepercayaan pada kepemimpinan yang konsisten dan komunikasi transparan menjadi kunci dalam membangun budaya kerja yang kuat.

Pada akhirnya, budaya kerja yang kuat bukan hanya menguntungkan karyawan, tetapi juga mendorong kesuksesan bisnis. Apakah perusahaan Anda siap berinvestasi dalam budaya yang mendukung pertumbuhan dan stabilitas?

(Orbit dari berbagai sumber, 9 September 2025)