GenZ vs Millennials: Relay Budaya di Dunia Kerja

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah perdebatan sengit tentang GenZ di tempat kerja, Ritesh Agarwal dari OYO menawarkan pandangan segar: bukan benturan, melainkan estafet budaya.

Pergeseran budaya kerja antara generasi GenZ dan Millennials menciptakan diskusi hangat di media sosial. Generasi ini memiliki pendekatan berbeda dalam menghadapi tantangan kerja yang dipengaruhi oleh lingkungan digital yang terus berubah.

Pendiri OYO, Ritesh Agarwal, menggambarkan GenZ sebagai generasi yang bergerak cepat dan beradaptasi dengan ekonomi atensi. Millennials, di sisi lain, lebih mendalami makna, memprotes kecepatan yang dianggap dangkal. Data menunjukkan bahwa 60% GenZ lebih memilih fleksibilitas kerja dibandingkan kerja kantoran konvensional. Penelitian juga mencatat bahwa Millennials cenderung menuntut stabilitas dan keseimbangan hidup kerja.

Agarwal melihat kolaborasi antara kecepatan GenZ dan kedalaman Millennials sebagai peluang alih generasi yang harmonis. Sementara itu, pandangan dari Mayank Sharma, pendiri firma SDM di Gurgaon, menyoroti dilema kepemimpinan dalam memenuhi ekspektasi kedua generasi ini. Terlihat bahwa perbedaan ini bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk menciptakan tempat kerja yang dinamis dan inklusif.

Di tengah kebisingan perdebatan generasi, perlu diingat bahwa setiap generasi membawa nilai unik yang dapat memperkaya budaya kerja. Apakah kita siap mengubah tantangan menjadi peluang? Mari kita renungkan bagaimana kedua generasi ini dapat bersinergi untuk masa depan yang lebih baik.

(Orbit dari berbagai sumber, 29 Agustus 2025)