Kontroversi 996: Antara Ambisi Ekonomi dan Kesejahteraan Pekerja
ORBITINDONESIA.COM – Bayangkan bekerja dari jam 9 pagi hingga 9 malam, enam hari seminggu. Ini adalah realitas bagi banyak pekerja di Tiongkok, khususnya di industri teknologi.
Budaya kerja 996 menjadi simbol tekanan berat yang dihadapi pekerja Tiongkok. Meskipun melanggar undang-undang ketenagakerjaan, jadwal ini dianggap perlu untuk kesuksesan ekonomi.
Pendukung berpendapat 996 mempercepat pertumbuhan karier. Namun, kritik menunjukkan risiko kesehatan yang mengkhawatirkan. Sejak protes 2019 di GitHub, diskusi tentang keseimbangan kerja-hidup meningkat.
Banyak yang melihat budaya 996 sebagai perbudakan modern, mempertanyakan apakah pengorbanan pribadi harus menjadi biaya inovasi. Namun, ada yang menganggapnya sebagai etos kerja kuat yang penting untuk bersaing di tingkat global.
Saat Tiongkok terus berkembang, pertanyaan tetap: Bisakah ambisi ekonomi berdampingan dengan kondisi kerja manusiawi? Budaya 996 menyoroti kebutuhan mendesak untuk keseimbangan antara produktivitas dan kesejahteraan.
(Orbit dari berbagai sumber, 12 Mei 2026)