Ketidakstabilan Rupiah: Dampak Geopolitik dan Intervensi BI
ORBITINDONESIA.COM – Fakta mengejutkan datang dari pasar keuangan Indonesia, di mana rupiah menyentuh Rp16.819 per dolar AS pada Senin pagi, sebuah penurunan yang mengundang perhatian.
Di tengah ketidakpastian global, mata uang di Asia, termasuk rupiah, menunjukkan tren melemah. Ini tidak terlepas dari eskalasi konflik di Timur Tengah yang menimbulkan sentimen risk-off di pasar.
Kondisi ini diperparah dengan pelemahan mata uang utama seperti euro dan poundsterling. Analis memperkirakan volatilitas rupiah akan terus terjadi, meskipun intervensi Bank Indonesia diharapkan dapat menstabilkan situasi.
Ketidakstabilan ini mencerminkan kerentanan ekonomi global terhadap konflik regional. Peran Bank Indonesia menjadi krusial dalam menjaga kestabilan nilai tukar dan mencegah dampak lebih lanjut pada ekonomi domestik.
Dalam menghadapi tantangan ini, refleksi kritis diperlukan untuk memahami bagaimana kebijakan moneter dan strategi diplomatik dapat berperan lebih efektif. Akankah stabilitas dapat tercapai di tengah ketidakpastian global?
(Orbit dari berbagai sumber, 3 Maret 2026)