Pasar Bubble Tea Global: Tren, Pertumbuhan, dan Tantangan

ORBITINDONESIA.COM – Pasar bubble tea global diproyeksikan tumbuh pesat mencapai USD 9,72 miliar pada 2035, dengan CAGR 9,5% dari 2025. Minuman ini bukan hanya sekadar tren, tetapi fenomena budaya yang mengguncang pasar minuman dunia.

Bubble tea, yang awalnya berasal dari Asia Timur, kini mendunia. Permintaan konsumen yang tinggi untuk minuman yang dapat disesuaikan dan inovasi rasa menjadi pendorong utama pertumbuhan ini. Di negara maju, bubble tea telah menjadi bagian integral dari budaya makanan modern.

Tren utama termasuk premiumisasi bahan, varian rendah gula, dan kemasan siap minum. Konsumsi per kapita meningkat, didorong oleh popularitas di kalangan generasi muda. Di negara berkembang, urbanisasi dan perubahan preferensi diet berperan penting dalam adopsi bubble tea.

Pertumbuhan bubble tea mencerminkan kebangkitan minuman yang dapat disesuaikan dengan selera individu. Namun, tantangan tetap ada, seperti memastikan keberlanjutan bahan baku dan menyeimbangkan antara tradisi dan inovasi. Pengaruh media sosial juga memainkan peran besar dalam popularitas minuman ini.

Pertanyaannya adalah, bagaimana industri ini akan beradaptasi dengan perubahan selera konsumen di masa depan? Apakah bubble tea akan terus menjadi fenomena global atau hanya sekadar tren sesaat? Waktulah yang akan menjawabnya.

(Orbit dari berbagai sumber, 21 Februari 2026)