Jet Tempur KAAN: Langkah Berani Negara Muslim Menuju Kemandirian Militer

ORBITINDONESIA.COM – Langkah Turki dalam mengembangkan jet tempur generasi kelima, KAAN, bersama negara-negara Muslim lainnya, bisa menjadi titik balik dalam kemandirian alutsista dunia Islam.

Selama puluhan tahun, negara-negara Muslim bergantung pada teknologi militer Barat. Keinginan untuk memiliki alutsista mandiri semakin menguat seiring ketidakpuasan terhadap ketergantungan tersebut.

KAAN, yang dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industry, menawarkan kemampuan siluman dan serangan jarak jauh yang menyaingi F-35 AS. Negara-negara seperti Indonesia, Pakistan, dan Arab Saudi telah menyatakan minat untuk terlibat dalam pengembangan ini, dengan tujuan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan militer, tetapi juga untuk membangun industri pertahanan yang mandiri.

Keinginan negara-negara Muslim untuk bersatu dalam pengembangan KAAN menandakan kebangkitan baru dalam kerjasama militer dan teknologi. Meski Barat mungkin tidak merasa terancam dalam jangka pendek, Israel memandang perkembangan ini dengan waspada.

Apakah kolaborasi dalam pengembangan KAAN dapat menjadi model bagi kerjasama lebih lanjut di dunia Islam? Hanya waktu yang akan menjawab seberapa jauh langkah ini akan membawa perubahan dalam tatanan geopolitik dunia.

(Orbit dari berbagai sumber, 11 Februari 2026)