Kongres Utama Korea Utara: Arah Kebijakan Kim Jong Un

ORBITINDONESIA.COM – Korea Utara akan menggelar kongres politik besar, di mana Kim Jong Un diharapkan merinci kebijakan domestik dan luar negerinya untuk lima tahun ke depan.

Kongres Partai Pekerja yang berkuasa ini diadakan setelah beberapa tahun pengembangan nuklir dan misil yang dipercepat, serta semakin eratnya hubungan dengan Moskow akibat perang di Ukraina yang meningkatkan ketegangan dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Kongres ini akan menjadi pertunjukan besar kepemimpinan otoriter Kim. Kim diperkirakan akan menekankan pembangunan ekonomi melalui 'ketahanan diri' dan mobilisasi massal, serta memperluas kemampuan militer bersenjata nuklirnya.

Kim mungkin menyoroti kebijakan luar negeri yang semakin tegas berdasarkan hubungan lebih dekat dengan Moskow dan Beijing, sambil memperkeras pendekatan bermusuhan terhadap Korea Selatan yang menjadi bagian dari 'Perang Dingin baru'.

Kim telah memanfaatkan gejolak geopolitik untuk keuntungannya. Dengan hubungan yang semakin erat dengan Rusia dan China, pertanyaannya adalah sejauh mana Kim akan mendorong kebijakan ini dan dampaknya terhadap stabilitas regional.