Potensi Terobosan Baru dalam Hubungan China-Rusia di Tengah Gejolak Global

ORBITINDONESIA.COM – Hubungan bilateral antara China dan Rusia berpotensi membuka terobosan baru di tengah ketidakpastian global. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam pertemuan di Beijing.

Pertemuan strategis ini terjadi di saat hubungan internasional mengalami dinamika yang rumit. Kerja sama antara China dan Rusia semakin erat pasca invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Kedua negara berusaha memperkuat kolaborasi di tengah tekanan global.

Dalam beberapa tahun terakhir, Beijing dan Moskwa telah meningkatkan kerja sama ekonomi dan diplomatik. China menekankan pentingnya multilateralisme dan dunia multipolar yang setara. Di sisi lain, posisi China yang netral dalam konflik Ukraina mendapat kritik dari NATO.

China tampaknya memainkan peran dua sisi dalam percaturan global. Di satu sisi, mereka mendorong kerja sama dengan Rusia. Namun, di sisi lain, mereka mencoba menjaga citra netral dengan tidak memberikan dukungan senjata mematikan dalam konflik Ukraina.

Hubungan China-Rusia yang semakin erat menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan kekuatan global. Apakah kerja sama ini akan memperkuat stabilitas internasional atau justru menambah ketegangan? Hanya waktu yang dapat menjawab.

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Februari 2026)