Harga CPO Naik Tipis di Tengah Fluktuasi Pasar Global

ORBITINDONESIA.COM – Harga minyak sawit mentah (CPO) di PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) naik Rp. 25/kg, mencatatkan kenaikan di tengah gelombang aksi ambil untung di bursa Malaysia.

Harga CPO yang fluktuatif menjadi perhatian utama di pasar komoditas Indonesia. Kenaikan harga yang tercatat di KPBN menunjukkan dinamika pasar yang tidak lepas dari pengaruh global. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, fluktuasi harga CPO ini mempengaruhi berbagai sektor, dari petani hingga industri hilir.

Meski ada kenaikan di Indonesia, pasar global menunjukkan tren berbeda. Di bursa Malaysia, harga CPO turun 0,71% akibat aksi ambil untung dan penguatan ringgit. Namun, secara mingguan, harga CPO masih mencatat penguatan 2,6%. Ini menunjukkan bahwa pasar CPO masih memiliki daya tarik meski menghadapi tantangan ekonomi global.

Kenaikan harga di KPBN dan penurunan di bursa Malaysia menunjukkan dualitas pasar komoditas. Di satu sisi, Indonesia sebagai produsen utama CPO merasakan dampak positif dari kenaikan harga. Namun, di sisi lain, pelaku pasar harus waspada terhadap volatilitas yang dapat mempengaruhi profitabilitas dan stabilitas pasar.

Dalam menghadapi fluktuasi harga CPO, penting bagi pelaku industri untuk mengedepankan strategi adaptif. Dengan memahami dinamika global dan lokal, sektor sawit Indonesia dapat mempertahankan daya saing. Apakah kita siap menghadapi tantangan pasar yang semakin kompleks ini?

(Orbit dari berbagai sumber, 26 Januari 2026)