Artemis II: Langkah Besar Manusia Menuju Bulan Lagi
ORBITINDONESIA.COM – Persiapan penerbangan manusia pertama ke Bulan dalam lebih dari 50 tahun mencapai tahap penting dengan peluncuran roket Artemis II ke landasan peluncuran.
Setelah lebih dari lima dekade sejak misi terakhir manusia ke Bulan melalui Apollo 17, NASA kini memulai kembali perjalanan ke Bulan dengan program Artemis. Artemis II adalah bagian dari usaha ini, berencana membawa manusia lebih jauh dari yang pernah dicapai sebelumnya, meski tanpa pendaratan.
Roket Artemis II, yang melaju dengan kecepatan maksimal 1 mph selama perjalanan empat milnya ke Launch Complex 39B, dirancang untuk membawa kapsul Orion melintasi ruang cislunar. Misi ini tidak hanya menandai kecepatan re-entry tercepat di atas Samudra Pasifik, tetapi juga membawa Christina Koch sebagai wanita pertama di sekitar Bulan dan Jeremy Hansen sebagai astronot non-AS pertama.
Langkah besar ini menunjukkan tekad NASA untuk melanjutkan eksplorasi luar angkasa dengan lebih inklusif, melibatkan lebih banyak negara dan kelompok yang sebelumnya terabaikan. Meski hanya persiapan untuk pendaratan di masa depan, Artemis II adalah simbol keinginan manusia untuk terus melampaui batasan yang ada.
Dengan kemajuan ini, pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana manusia akan melangkah dalam eksplorasi luar angkasa di masa mendatang? Apakah kita siap untuk tantangan dan tanggung jawab yang datang dengan penjelajahan baru ini?