Jennifer Lawrence dan Robert Pattinson Ambil Kelas Tari Sebelum Beradegan Telanjang di Film Die My Love

ORBITINDONESIA.COM - Biasanya, hari pertama di lokasi syuting bagi para aktor adalah waktu untuk saling mengenal atau melakukan adegan-adegan ringan. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Jennifer Lawrence dan Robert Pattinson saat memulai produksi film terbaru mereka berjudul Die My Love.

Dalam sesi diskusi Actress Roundtable bersama The Hollywood Reporter, Jennifer Lawrence mengungkapkan rahasia di balik layar film drama-komedi gelap tersebut.

Ia mengaku bahwa sutradara Lynne Ramsay memberikan tantangan yang cukup ekstrem sejak hari pertama: mereka harus melakukan adegan intim tanpa busana. Lawrence menceritakan adegan tersebut bukanlah sekadar adegan romantis biasa.

"Hari pertama kami di set adalah adegan telanjang, di mana kami saling menyerang seperti harimau," kenangnya.

Untuk mempersiapkan adegan yang sangat mengandalkan fisik dan intensitas emosional tersebut, sang sutradara meminta keduanya mengambil kelas tari interpretatif terlebih dahulu.

Tujuannya adalah agar gerakan mereka di depan kamera terasa lebih organik dan liar, sesuai dengan visi film yang ingin mengeksplorasi hubungan yang buas dan penuh gairah.

Meskipun tampil tanpa busana di depan orang yang baru dikenal, aktris pemenang Oscar ini justru merasa bersyukur adegan tersebut diletakkan di awal jadwal syuting. Menurutnya, melakukan hal paling "canggung" di hari pertama justru menghilangkan beban pikiran untuk sisa masa produksi.

"Rasanya cukup menyenangkan itu terjadi di hari pertama, karena setelah itu kita tidak perlu lagi memikirkannya (merasa terbebani)," ujar Lawrence.

Senada dengan Lawrence, Robert Pattinson juga sempat berkelakar dalam wawancara lain soal pengalaman tersebut memalukan, tapi efektif.

Baginya, dua aktor sudah melihat satu sama lain dalam kondisi paling rentan, yakni tanpa busana di hari pertama, maka tidak ada lagi rahasia atau rasa canggung yang tersisa selama sisa syuting.

Film Die My Love sendiri merupakan adaptasi dari novel karya Ariana Hurwicz. Film ini mengisahkan tentang Grace (Lawrence), seorang wanita di pedesaan Montana yang berjuang melawan depresi pascapersalinan dan isolasi emosional dalam pernikahannya dengan Jackson (Pattinson).

Dengan pendekatan penyutradaraan Lynne Ramsay yang dikenal berani, film ini menjanjikan performa akting yang sangat berani dari kedua bintang besarnya tersebut.

(Sumber: The Hollywood Reporter/Info Film) ***