Israel dan AS Siaga: Potensi Intervensi di Iran Meningkat

ORBITINDONESIA.COM – Israel kini dalam kondisi siaga tinggi terkait potensi intervensi Amerika Serikat di Iran, menyusul unjuk rasa besar-besaran yang mengguncang negara tersebut.

Ketegangan antara Iran dan AS semakin meningkat setelah Presiden Donald Trump mengancam akan melakukan intervensi terhadap kerusuhan di Iran. Sementara itu, Israel, yang memiliki sejarah konflik panjang dengan Iran, memantau situasi dengan waspada. Dalam konsultasi keamanan yang digelar akhir pekan lalu, Israel menegaskan kesiagaannya menghadapi segala kemungkinan.

Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan Iran dan Israel kembali memanas, terutama setelah konflik militer sebelumnya yang melibatkan AS. Keputusan Trump untuk menyatakan kesiapan membantu mengintervensi Iran dapat memicu eskalasi lebih lanjut. Data menunjukkan bahwa Iran terus memperkuat program nuklirnya, yang menjadi perhatian utama Israel dan AS dalam konteks keamanan regional.

Langkah AS ini bisa dilihat sebagai upaya untuk menekan Iran agar menghentikan program nuklirnya, yang dianggap mengancam stabilitas Timur Tengah. Bagi Israel, intervensi AS mungkin dilihat sebagai kesempatan strategis untuk menekan Iran lebih lanjut. Namun, risiko konflik lebih besar juga menghantui, mengingat peringatan dari parlemen Iran yang menyatakan siap menyerang balik jika diserang.

Dalam menghadapi situasi ini, pertanyaan yang muncul adalah apakah intervensi AS akan membawa stabilitas atau justru sebaliknya, memicu konflik lebih luas? Dunia internasional menunggu dengan cemas, berharap solusi diplomatik dapat diutamakan. Semua pihak harus mempertimbangkan konsekuensi dari setiap tindakan yang diambil.

(Orbit dari berbagai sumber, 13 Januari 2026)