COVID-19 dan Transformasi Digital: Adaptasi atau Mati?

ORBITINDONESIA.COM – COVID-19 mengubah lanskap bisnis global; digitalisasi menjadi jalan utama bertahan hidup.

Pandemi COVID-19 telah mengguncang dunia usaha, memaksa organisasi untuk beradaptasi dengan pembatasan mobilitas dan norma kerja baru. Berbagai sektor terpaksa memutar otak agar bisa bertahan.

Studi Deloitte dan MIT Sloan pada 2015 mengungkap bahwa organisasi digital lebih tangguh menghadapi krisis. Digitalisasi dipercepat oleh pandemi, menekankan pentingnya transformasi digital untuk keberlanjutan bisnis di masa depan.

Transformasi digital kini menjadi keniscayaan, bukan lagi pilihan. Organisasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan ini memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang.

Pandemi ini menjadi pengingat akan pentingnya inovasi dan adaptasi. Apakah organisasi Anda siap menghadapi tantangan digital berikutnya?

(Orbit dari berbagai sumber, 12 Januari 2026)