Pengaruh Pelambatan Pertumbuhan Lapangan Kerja AS pada Kebijakan Moneter 2025
ORBITINDONESIA.COM – Meski pertumbuhan lapangan kerja AS melambat, tingkat pengangguran tetap rendah. Ini menimbulkan ekspektasi pemotongan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve.
Ekonomi AS menambahkan 119.000 pekerjaan pada September 2025, melampaui ekspektasi ekonom. Namun, revisi penurunan pertumbuhan pekerjaan menunjukkan pasar tenaga kerja yang melunak.
Investor memperkirakan penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve. Pasar tenaga kerja yang lembut dan ekspektasi ekonomi mendorong prospek pemotongan suku bunga di masa mendatang.
Tingkat pengangguran yang masih rendah menandakan ketahanan. Namun, partisipasi angkatan kerja yang menyusut dan tantangan demografis mencerminkan tantangan masa depan.
Menjelang 2026, ekonomi AS menghadapi ketidakpastian kebijakan tarif dan imigrasi. Bagaimana kebijakan ini akan membentuk masa depan ekonomi dan tenaga kerja tetap menjadi pertanyaan terbuka.