Memahami Prompt AI: Seni di Balik Foto Ultra-Realistis

ORBITINDONESIA.COM – Di era digital ini, kecerdasan buatan (AI) telah membawa revolusi dalam dunia fotografi dengan kemampuan menghasilkan gambar ultra-realistis setara fotografer profesional.

Fotografi AI kini menjadi tren berkat kemampuannya menghasilkan visual menakjubkan dengan instruksi sederhana. Platform seperti Gemini Google dan Chat GPT memanfaatkan prompt untuk menciptakan gambar yang tak kalah dari hasil jepretan kamera profesional.

Pemanfaatan teknologi AI dalam fotografi memerlukan instruksi atau prompt yang tepat. Ketepatan instruksi ini mempengaruhi kualitas akhir gambar yang dihasilkan, memungkinkan pengguna untuk mendesain gambar yang sesuai dengan imajinasi mereka.

Meskipun terkesan memudahkan, penggunaan AI dalam fotografi menimbulkan pertanyaan etis dan artistik. Apakah hasil karya tersebut masih dapat disebut sebagai seni jika dihasilkan oleh mesin?

Dalam dunia yang semakin mengandalkan teknologi, penting bagi kita untuk merenungkan batas antara kreativitas manusia dan kecerdasan buatan. Apakah AI akan menggantikan peran fotografer, atau justru menjadi alat baru dalam palet seni visual kita?