Transformasi Digital HR: Tantangan dan Peluang di Asia Timur
ORBITINDONESIA.COM – Di tengah perjuangan global melawan kemiskinan, peran kunci teknologi dalam transformasi manajemen sumber daya manusia di Asia Timur menjadi sorotan utama.
Organisasi ini, dengan lebih dari 33,000 karyawan di hampir 100 negara, berkomitmen mengatasi kemiskinan anak-anak rentan. Namun, efisiensi operasional dan transformasi digital dalam fungsi People and Culture (P&C) menjadi tantangan signifikan.
Digitalisasi dalam HR sudah menjadi keharusan. P&C Coordinator di Asia Timur memimpin inisiatif ini dengan memperkenalkan sistem seperti Workday dan platform AI. Ini berkontribusi pada efisiensi dan akurasi data, meskipun adopsi teknologi baru sering dibarengi tantangan internal.
Transformasi digital bukan sekadar alat teknis, melainkan perubahan mendasar dalam budaya organisasi. Ini menuntut adaptasi yang cepat dari semua level, dari staf lapangan hingga pimpinan regional. Inovasi ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan karyawan, tetapi juga menuntut keseimbangan etis dalam penggunaan AI.
Perjalanan transformasi digital HR di Asia Timur ini menawarkan pelajaran penting: teknologi dapat memberdayakan manusia, bukan menggantikannya. Namun, bagaimana organisasi ini memastikan bahwa setiap inovasi benar-benar membawa dampak positif bagi anak-anak yang dilayani, tetap menjadi pertanyaan terbuka.
(Orbit dari berbagai sumber, 29 Oktober 2025)