APRA Tekan Perubahan, Platform Trustee Dapat Peringatan Serius
ORBITINDONESIA.COM – APRA mengeluarkan peringatan keras kepada platform trustee, menyoroti ketergantungan besar pada riset eksternal dan kinerja buruk yang berlarut-larut.
Di tengah risiko kerugian besar bagi anggota, APRA meminta platform trustee untuk memperbaiki praktik onboarding dan pemantauan investasi. Langkah ini menyusul ditemukannya skema investasi yang merugikan, seperti yang dikelola First Guardian dan Shield.
APRA mengidentifikasi kelemahan dalam proses internal trustee, seperti ketergantungan berlebihan pada lembaga riset eksternal. Juga, ada kecenderungan menahan opsi investasi berkinerja buruk tanpa rencana penyelesaian yang jelas. Sebaliknya, praktik baik melibatkan evaluasi menyeluruh menggunakan riset internal dan eksternal serta tindakan perbaikan yang tepat waktu.
Ketergantungan pada riset eksternal menunjukkan kurangnya kapasitas internal yang kuat di antara platform trustee. APRA menegaskan perlunya perubahan budaya, dari kepatuhan semata ke fokus pada kepentingan terbaik anggota. Ini adalah tantangan yang memerlukan perhatian serius dari semua pihak terkait.
Dengan tekanan APRA, kini saatnya platform trustee melakukan introspeksi dan perbaikan nyata. Apakah perubahan ini akan membawa peningkatan nyata dalam tata kelola investasi? Hanya waktu yang akan menjawabnya, dan APRA memastikan mereka tidak akan tinggal diam.
(Orbit dari berbagai sumber, 13 Oktober 2025)